Cinta allah

"Ya Allah..... Tunjukkan kepada kami yang benar dan jadikan pilihan kami
mengikuti yang benar itu.Dan juga tunjukkan kepada kami yang tidak benar
dan permudahkan kami meninggalkannya." Amin.

Selasa, Mac 01, 2011

Lihatlah Lebih Dekat, Apa yang Allah Berikan untuk Kita



Aku minta stangkai bunga segar , ALLAH memberiku kaktus berduri. Aku minta binatang kecil mungil nan cantik, 

ALLAH beri ulat berbulu. Aku sedih, protes & kecewa.. 

Betapa tidak adilnya ini..Namun kemudian…kaktus itu berbunga, sgt indah… Ulat itupun tumbuh & berubah menjadi kupu2 yang amat cantik… 

Itulah jalan ALLAH, INDAH PD WAKTUNYA..

 Allah tidak selalu memberi apa yg kita harapkan, Tapi Allah Akan Memberi apa Kita Butuhkan*. Terkadang kita sedih, kecewa & terluka, tapi jauh di atas sglnya, ALLAH Merajut yg terbaik untuk kita. Jadi tetap bersabarlah dg apa yg dberikan Allah untuk kita..

Sahabat..Terkadang Kita Mengeluh, Kecewa Bila ada hal2 yang kita tidak bisa tuk meraihnya, kita kecewa dan sedih jika kita tidak di terima di Perusahaan yang kita berharap banyak bisa bekerja di sana, karena Mungkin gaji yang besar dan tunjangan yang membuat kita bisa berbangga diri,atau bahkan kita putus asa karena tidak bisa menikahi wanita/laki2 yang kita Idamkan..(^_~),kita Terkadang Lupa Bahwa hidup Ini Penuh Dengan ujian,terkadang kita Lupa Bahwa Apa yang Di Berikan Allah InsyaAllah Adalah Yang Terbaik Untuk Kita…, Mungkin Saja Kita Tdak Di terima Di Perusahaan Tersebut Karena Bisa Jadi Saat Bekerja Di sana Kita Tidak Bisa Beribadah,Ato Mungkin Saja Kita nantinya Tidak Tahan Dengan Sikap Bosnya Yang Otoriter,mau Menang Sendiri,Nggk Mau Dengerin Saran2 kita padahal saran2 kita akan Membuat Perusahaan Lebih maju,atau Mungkin Ada Hal2 Lain Yang Membuat Kita Tidak Bisa Bertahan Di sana Dengan Sebab2 Tertentu meski Gajinya Besar.., Mungkin Saja Kita Tidak Bisa Bersatu Dengan Orang Yang Kita harapkan, Karena Allah Telah Mempersiapkan Seseorang Yang Memang Kita Butuhkan..seseorang Yang membuat Kita Menjadi Lebih Baik (:D)

sahabat...jangan pernah berfikir dan berkata " Allah tidak Adil..!",ketahuilah bahwa Allah Adalah Zat Yang maha Adil..,Setiap Yang Di Berikan Allah kepada Kita,semuanya hanyalah Ujian..,Orang kaya di Uji Allah dengan kekayaannya..Orang Miskin di Uji dg kekurangan hartanya..,pun ketika kebahagiaan menyapa kita,itu hanyalah ujian dari Allah..Apakah kita mampu bersyukur Dalam Kelebihan dan Kebahagiaan, Apakah kita mampu bersabar,saat kesedihan dan kekurangan menyapa kita..semuanya samata2 hanya ujian Dari Allah.."Apakah Kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga,padahal belum datang kepadamu (cobaan)sebagaimana halnya orang2 terdahulu sebelum kamu? mereka di timpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta di goncangkan (dengan bermacam2 cobaan)sehingga berkatalah Rosul Dan Orang2 beriman bersamnya, "Bilakah Datangnya pertolongan Allah? ingatlah sesungguhnya Allah Itu amat dekat"(TQS.al-baqarah[2]:21)

Dunia ini adalah tempat Allah memberi ujian Pada Hamba2nya,Tinggal Kita memilih apakah kita mau bersabar ataukah Kufur dengan sglanya UjianNya..jika kita kufur maka kita tidak akan mendapat kan Ganjaran(pahala)dariNya..padahal Allah menjanjikan kepada orang2 beriman pahala tanpa batas jika ia mau bersabar.."Sesungguhnya hanya Orang2 yang bersabarlah yang di Cukupkan Pahala Mereka Tanpa Batas"(TQS Az Zumar[39]:10),"sabar adalah cahaya.."begitu Rasulullah SAW berkata,Jangan pernah marah jika kita tidak Bisa mendapatkan apa yang kita harapkan,karena sebagai manusia yang serba terbatas kita hanya mampu melakukan ikhtiar yang maksimal dan Doa,Dan segalanya hanya mampu kita serahkan Kepada Zat Yang menguasai seluruh alam semesta dan Kehidupan ini(Tawwakal),memang benar kaidah kausalitas(hub sebab-akibat) itu ada dlm setiap apa yang terjadi,tapi bukan berarti kita menyerahkan dengan segala usaha/upaya kita saja..,krena Dalam setiap perbuatan/usaha,peran Allah itu ada..?
Sahabat..sedih itu pasti ada jika apa yang kita harapkan tidak terjadi,itu wajar karena Allah memang memberikan naluri untuk Itu..,Tapi kita nggak boleh marah dan Bilang Bahwa Allah nggak Adil..,Hadapi apa yang ada..Hidup adalah anugrah..Tetap Jalani Hidup Ini..melakukan yang terbaik..

Kita Tidak pernah tau Rahasia Allah Mungkin Saat ini untuk makan Sehari2 Sulit bagi kita,Tapi Bisa Jadi Di Masa Yang Akan Datang Kita Hidup Berkecukupan bahkan Mungkin Kita Bisa Menolong Orang Lain yang Kekurangan, Kita Tidak menjadi Pelit bin kikir aliat Medit Karena Kita Juga Pernah Merasakan Bagaimana Hidup Susah, Yakinlah Bahwa Apa Yang Di Berikan Allah Saat Ini Adalah Yang Terbaik Untuk kita meski Terkadang sulit Bagi Kita Untuk Menjalaninya.., Semua Akan Menjadi Lebih Baik Jika Kita mau Bersabar..,jangan Sedih apalagi Putus asa,Kecewa,Jika Sesuatu Yang Kita Inginkan Tidak Terjadi, Karena Allah Lebih Tau Apa Yang Kita Butuhkan..^_^
Tetaplah bersabar Dan bersyukur dengan segala yang di berikan Allah Kepada Kita..,Yakinlah Allah Telah Menyiapkan sebuah kebahagiaan untuk hambanya2 yang mau bersabar..meski di dunia ini kita belum bisa mendapatkan kebahagiaan,Tapi Yakinlah Allah Telah Mempersiapkan JannahNya untuk orang2 yang sabar,"Barang Siapa Yang Berusaha Untuk Sabar,Maka allah akan menjadikannya Mampu Bersabar.Tidak ada pemberian Yang Yang di Berikan Kepada Seseorang yang Lebih Baik Dan lebih Luas Dari Pada kesabaran"(Mutafaq 'alaih).

mari kita bersama2 menanam Pohon Kesabaran & keikhlasan..,rawatlah Pohon Ini Agar Ia senantiasa tumbuh subur dalam Diri kita,jadikan segala Ujian Allah sebagai pupuk Agar Pohon Ini senatiasa tumbuh subur dan semakin Kuat Menancap Pada Diri Yang lemah Ini..,Pohon Inilah Yang Akan Menguatkan Kita mengarungi Kehidupan Ini,Ia akan senantiasa Memberi ketenangan Pada diri,Karena Setiap Perjuangan Membutuhkan semua ini.:)
Wallahu'alam Bish showab..

Muslimah Cantik, Bermahkota Rasa Malu

Posted on Jumat, 29 Oktober 2010 in Akhlak, Nisa by Azzadiva Sawungrana
Muslimah cantik, menjadikan malu sebagai mahkota kemuliaannya…
(SMS dari seorang sahabat)

Membaca SMS di atas, mungkin pada sebagian orang menganggap biasa saja, sekedar sebait kalimat puitis. Namun ketika kita mau untuk merenunginya, sungguh terdapat makna yang begitu dalam. Ketika kita menyadari fitrah kita tercipta sebagai wanita, mahkluk terindah di dunia ini, kemudian Allah mengkaruniakan hidayah pada kita, maka inilah hal yang paling indah dalam hidup wanita. Namun sayang, banyak sebagian dari kita—kaum wanita—yang tidak menyadari betapa berharganya dirinya. Sehingga banyak dari kaum wanita merendahkan dirinya dengan menanggalkan rasa malu, sementara Allah telah menjadikan rasa malu sebagai mahkota kemuliaannya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
((إنَّ لِكُلِّ دِينٍ خُلُقًا ، وَإنَّ خُلُقَ الإسْلاَمِ الحَيَاءُ))
“Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa malu.” (HR. Ibnu Majah, hasan)
Sabda beliau yang lain:
“Malu itu adalah bagian dari iman dan iman itu di surga.”
Sabda Rasul shallallahu 'alaihi wa sallam yang lain,
((الحَيَاءُ وَالإيمَانُ قُرِنَا جَمِيعًا ، فَإنْ رُفِعَ أحَدُهُمَا رُفِعَ الآخَرُ))
“Malu dan iman itu bergandengan bersama, bila salah satunya di angkat maka yang lainpun akan terangkat.”(HR. Al Hakim dalam Mustadroknya)
Begitu jelas Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam memberikan teladan pada kita, bahwasanya rasa malu adalah identitas akhlaq Islam. Bahkan rasa malu tak terlepas dari iman dan sebaliknya. Terkhusus bagi seorang muslimah, rasa malu adalah mahkota kemuliaan bagi dirinya. Rasa malu yang ada pada dirinya adalah hal yang membuat dirinya terhormat dan dimuliakan.
Namun sayang, di zaman ini rasa malu pada wanita telah pudar, sehingga hakikat penciptaan wanita—yang seharusnya—menjadi perhiasan dunia dengan keshalihahannya, menjadi tak lagi bermakna. Di zaman ini wanita hanya dijadikan objek kesenangan nafsu. Hal seperti ini karena perilaku wanita itu sendiri yang seringkali berbangga diri dengan mengatasnamakan emansipasi, mereka meninggalkan rasa malu untuk bersaing dengan kaum pria.
Allah telah menetapkan fitrah wanita dan pria dengan perbedaan yang sangat signifikan. Tidak hanya secara fisik, tetapi juga dalam akal dan tingkah laku. Bahkan dalam Al Qur’an surat Al Baqarah ayat 228 yang artinya; ‘Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang sepatutnya’, Allah telah menetapkan hak bagi wanita sebagaimana mestinya. Tidak sekedar kewajiban yang dibebankan, namun hak wanita pun Allah sangat memperhatikan dengan menyesuaikan fitrah wanita itu sendiri. Sehingga ketika para wanita menyadari fitrahnya, maka dia akan paham bahwasanya rasa malu pun itu menjadi hak baginya. Setiap wanita, terlebih seorang muslimah, berhak menyandang rasa malu sebagai mahkota kemuliaannya.

Sayangnya, hanya sedikit wanita yang menyadari hal ini…
Di zaman ini justeru banyak wanita yang memilih mendapatkan mahkota ‘kehormatan’ dari ajang kontes-kontes yang mengekspos kecantikan para wanita. Tidak hanya sebatas kecantikan wajah, tapi juga kecantikan tubuh diobral demi sebuah mahkota ‘kehormatan’ yang terbuat dari emas permata. Para wanita berlomba-lomba mengikuti audisi putri-putri kecantikan, dari tingkat lokal sampai tingkat internasional. Hanya demi sebuah mahkota dari emas permata dan gelar ‘Miss Universe’ atau sejenisnya, mereka rela menelanjangi dirinya sekaligus menanggalkan rasa malu sebagai sebaik-baik mahkota di dirinya. Naudzubillah min dzaliik…
Apakah mereka tidak menyadari, kelak di hari tuanya ketika kecantikan fisik sudah memudar, atau bahkan ketika jasad telah menyatu dengan tanah, apakah yang bisa dibanggakan dari kecantikan itu? Ketika telah berada di alam kubur dan bertemu dengan malaikat yang akan bertanya tentang amal ibadah kita selama di dunia dengan penuh rasa malu karena telah menanggalkan mahkota kemuliaan yang hakiki semasa di dunia.
Dalam sebuah kisah, ‘Aisyah Radhiyyallahu ‘Anha pernah didatangi wanita-wanita dari Bani Tamim dengan pakaian tipis, kemudian beliau berkata, “Jika kalian wanita-wanita beriman, maka (ketahuilah) bahwa ini bukanlah pakaian wanita-wanita beriman, dan jika kalian bukan wanita beriman, maka silahkan nikmati pakaian itu.”
Betapa pun Allah ketika menetapkan hijab yang sempurna bagi kaum wanita, itu adalah sebuah penjagaan tersendiri dari Allah kepada kita—kaum wanita—terhadap mahkota yang ada pada diri kita. Namun kenapa ketika Allah sendiri telah memberikan perlindungan kepada kita, justeru kita sendiri yang berlepas diri dari penjagaan itu sehingga mahkota kemuliaan kita pun hilang di telan zaman?
Nikmat Rabb-mu yang manakah yang kamu dustakan?” (QS. Ar Rahman: 13)
Wahai, muslimah…
Peliharalah rasa malu itu pada diri kita, sebagai sebaik-baik perhiasan kita sebagai wanita yang mulia dan dimuliakan. Sungguh, rasa malu itu lebih berharga jika kau bandingkan dengan mahkota yang terbuat dari emas permata, namun untuk mendapatkan (mahkota emas permata itu), kau harus menelanjangi dirimu di depan public.
Wahai saudariku muslimah…
Kembalilah ke jalan Rabb-mu dengan sepenuh kemuliaan, dengan rasa malu dikarenakan keimananmu pada Rabb-mu…



Tiada ulasan:

Kami di ijabkabulkan~~

......

.....

Daisypath - Personal picture

Daisypath Anniversary tickers

Puteri ku sayang

Lilypie - Personal pictureLilypie Kids Birthday tickers
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger... Doa setiap bingkisan ku. .panjangkanlah umur dan berikanlah kesihatan dan murahkanlah rezeki pada ibu ku..jadikan suami ku suami soleh anakku anak solehah..amin...pintaku selalu pada Mu Ya Allah...