Cinta allah

"Ya Allah..... Tunjukkan kepada kami yang benar dan jadikan pilihan kami
mengikuti yang benar itu.Dan juga tunjukkan kepada kami yang tidak benar
dan permudahkan kami meninggalkannya." Amin.

Isnin, Jun 21, 2010

●●KETIKA JIWA-JIWA DAN MALAIKAT MENANGIS●●

  • "Dalam memahami firman Allah, Abu Bakar al-Shiddiq berkata, "Yang dimaksud dengan al-barru adalah lisan sedangkan yang dimaksud dengan al-bahru adalah kalbu. Jiwa-jiwa akan menangis jika lisan seseorang rusak dan Malaikat akan menangis jika kalbu seseorang rusak " (Abu Bakar al-Shiddiq Ra)
  • ‘Umar RA berkata, “Sesuatu yang paling aku khawatirkan dari kalian adalah Munafiq ‘Alim (yang berpengetahuan).” Lalu ada yang bertanya, “Bagaimana mungkin, seorang munafik memiliki sifat ‘alim.?” Ia menjawab, “Ia berbicara dengan penuh hikmah namun melakukan kezhaliman atau kemungkaran.”
  • Pada umumnya, apa yang keluar dari tubuh manusia adalah sesuatu yang berbau tidak sedap. Mulai dari bau keringat, bau mulut, hingga bau yang satu itu. Hanya beberapa organ tertentu saja yang masih memungkinkan mengeluarkan keharuman. Lisan dengan kata-katanya yang indah, bermakna, dan menyejukkan, akal dengan gagasan-gagasannya yang baik dan bermanfaat, atau hati (qalb dalam bahasa Arab) seseorang dengan niat tulusnya yang melahirkan amal-amal shalih. Apabila lisan, akal, dan hati seseorang tidak bisa mengeluarkan yang baik, maka dapat dipastikan seluruh tubuhnya hanya akan memproduksi bau busuk.
  • Kenyataannya, apa yang keluar dari akal, lisan, dan hati manusia memiliki implikasi yang sangat luas terhadap dirinya dan orang lain. Rasulullah Saw melukiskan lisan dan hati sebagai kekayaan yang sangat berharga. ”Abdu bin Humaid menceriterakan ketika ayaat 34 surat al-Taubbah (”dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak”) turun kami sedang dalam suatu perjalanan. Kemudian beberapa orang sahabat berkata, ”Ayat tersebut turun berkenaan dengan emas dan perak. Seandainya kami tahu harta yang paling baik, tentu kami akan menyimpannya.” Rasulullah Saw kemudian bersabda, ”Harta yang paling baik adalah lisan yang selalu berdzikir, hati yang selalu bersyukur, dan isteri yang beriman yang membantu suaminya dalam merealisasikan keimanannya” (HR, al-Tirmidzi).
  • Tentu saja kenyataan itu harus benar-benar disadari oleh setiap insan. Agaknya ungkapan Sayyidina Abu Bakar tersebut merefleksikan orang yang memiliki kesadaran tinggi tentang implikasi gerak dua komponen diri manusia tersebut (lisan dan hati).
  • Tak dapat dipungkiri, lidah adalah karunia Allah yang sangat berarti bagi kehidupan manusia. Siapa pun pasti akan mengalami kesukaran untuk berkomunikasi dan menyampaikan gagasan-gagasan, bahkan keinginannya, kepada orang lain, tanpa melalui lisan. Barangkali lisan termasuk organ tubuh paling utama yang sering beraktivitas dalam keseharian kita. Bahkan dalam banyak hal, apa yang meluncur dari lisan menjadi ukuran kualitas seseorang. “Sesungguhnya seorang hamba mengucapkan suatu kata yang Allah ridhai dalam keadaan tidak terpikirkan oleh benaknya, tidak terbayang akibatnya, dan tidak menyangka kata tersebut berakibat sesuatu, ternyata dengan kata tersebut Allah mengangkatnya beberapa derajat. Dan sungguh seorang hamba mengucapkan suatu kata yang Allah murkai dalam keadaan tidak terpikirkan oleh benaknya, tidak terbayang akibatnya, dan tidak menyangka kata tersebut berakibat sesuatu ternyata karenanya Allah melemparkannya ke dalam neraka Jahannam.” (HR, Bukhari).
  • Dari lisan meluncur apa yang disebut ”kata”. Di sini penstrukturan tanda atau bunyi menyimpan makna yang sangat penting dalam proses komunikasi. Dengan ”kata”, sebuah tanda atau artikulasi diri dapat dipahami oleh orang lain. Tanpa ”kata” yang meluncur dari lisan nyaris seseorang tidak dapat merealisasikan keinginan-keinginannya yang paling fundamental sekalipun yang karenanya ia akan teralienasi dari lingkungan otentiknya. Oleh sebab itu posisi lisan dalam aktivitas kemanusiaan memiliki nilai sangat strategis.
  • Nilai strategis lisan dalam kehidupan manusia tampak pada ungkapan Rasulullah Saw ketika beliau menjawab pertanyaan Uqbah bin Amir. Dalam satu riwayat Uqbah berkata, ”Aku bertanya kepada Nabi Muhammad Saw, ”Wahai Rasulullah Saw, apakah jalan keselamatan? Beliau menjawab, ”Tahanlah lidahmu, perluaslah rumahmu, dan tangisilah kesalahanmu.” (HR, al-Tirmidzi).
  • ”Kata” yang meluncur dari lisan seseorang, implikasi dan pengaruhnya bisa melebihi kapasitas dirinya dan zamannya. Akan menggema dan dapat memantul di semua benua. Banyak ungkapan yang lahir dari lisan seseorang memiliki nilai abadi.
  • Pada kenyataannya, sebuah keyakinan, gagasan, atau doktrin hanya dapat dipahami melalui rangkaian kata-kata yang pada mulanya meluncur dari lisan. Bahkan sebuah arketip atau pola yang diteladani dapat dipahami oleh manusia pada awalnya melalui kata-kata. Oleh sebab itu nilai strategis lisan dalam kehidupan manusia tak dapat diingkari oleh siapa pun. Dalam sebuah hadits dikatakan, ”Tiada satu pun dari jasad manusia melainkan akan mengadukan lidah kepada Allah Swt atas ketajamannya.” (HR, Abu Dunia).
  • Aktivitas lisan bisa berefek ganda dan luar biasa pengaruhnya terhadap tata hubungan manusia. Terkadang ia dapat meluncurkan sejumlah kebaikan dan kemanfaatan yang luas bagi siapa yang menjaganya dengan baik dan mempergunakannya sebagaimana diharapkan syari'at. Sebaliknya, lisan juga dapat meluncurkan sejumlah kejelekan yang membahayakan dirinya dan orang lain bagi siapa yang menggunakannya secara sembarangan. “Sesungguhnya seorang hamba mengucapkan suatu kata yang ia tidak memerhatikannya, tidak memikirkan kejelekannya dan tidak khawatir akan akibat/dampaknya, ternyata karenanya ia dilemparkan ke dalam neraka lebih jauh dari apa-apa yang ada di antara masyriq/timur.” (HR, Bukhari)
  • Bahaya lisan yang tidak dikendalikan oleh norma dan tuntunan syari'at bisa menyeret seseorang ke jurang kebinasaan. Untuk itu Rasulullah Saw menasehati agar menjaga lidah dengan baik. Ia menganjurkan untuk bisa diam ketika tidak bisa bicara baik. "Barang siapa beriman kepada Allah dan Hari Akhirat maka berkatalah yang baik, atau (jika tidak), diamlah ". (HR. Bukhari dan Muslim).
  • Oleh sebab ketajaman lidah mengalahkan ketajaman pedang yang mampu menebas leher siapa pun, maka dimensi daya hancurnya kepada kehidupan sangat luas. Rasulullah Saw bersabda:"Tidak ada satupun jasad manusia, kecuali pasti kelak akan mengadukan lidah kepada Allah atas ketajamannya".(HR, Ibnu Abi Dunya). Bahkan dosa bisa membiak dari lisan. "Sesungguhnya kebanyakan dosa anak Adam berada pada lidahnya" (HR. Al- Thabrani, Ibnu Abi Dunya, dan Al Baihaqi).
  • Atas dasar itu kita dapat memahami nilai keutamaan menjaga lidah yang diajarkan oleh Islam. Imam Ghazali dalam Ihya' Ulumiddin mengatakan, "Ketahuilah bahwa lidah bahayanya sangat besar, sedikit orang yang selamat darinya, kecuali dengan banyak diam ". Luqman al-Hakim berkata: "Diam itu adalah kebijakan, namun sedikit sekali orang yang melakukannya". Rasulullah Saw bersabda, "Simpanlah lidahmu kecuali untuk kebaikan, karena dengan demikian kamu dapat mengalahkan syaitan " (HR, al-Thabarani dan Ibnu Hibban).
  • Ketika lisan mengalami kerusakan, maka akibat pastinya adalah meluncurnya produk lisan yang membahayakan orisinalitas jiwa manusia. Baik jiwa orang yang mengeluarkannya atau pun jiwa yang menangkapnya. Selanjutnya, kesadaran azali kita, seperti ketika kita di tanya oleh Sang Pencipta di alam azali, “Apakah aku Rabb kalian?” dan kita menjawab, “Benar”, akan menjadi rusak pula karena diperkosa oleh berbagai produk lisan yang menggencetnya. Akibatnya jiwa pun menangis karenanya. Sebab jiwa pada dasarnya/secara orisinil senantiasa cenderung mencari ketenangan, rasa nyaman dan kepuasan.
  • Kecenderungan itu akan menuntut pencarian pada segala sesuatu di luar dirinya yang mampu menjaga dan berkesesuaian dengan orisinalitas jiwa. Oleh karena itu, jiwa-jiwa pun akan menjerit bila dibombardir oleh produk lisan yang buruk sebab hal itu sangat bertentangan dengan kecenderungannya. Jika interaksi jiwa dengan produk lisan yang buruk berlangsung secara terus menerus, maka orisinalitas jiwa akan tergerus sedikit demi sedikit yang pada akhirnya akan melahirkan insensifitas yang mengancam keselamatannya. Lebih parah jika sampai pada tingkat kesadaran azalinya terbenam oleh ingar-bingar produk lisan.
  • Selain lisan, hati adalah komponen penting lain, yang posisinya sangat menentukan perjalanan hidup manusia. Lathifah rabbaniyyah, yang amat halus dan lembut; yang tidak kesatmata, tak berupa, dan tak dapat diraba; yang bersifat Rabbani dan ruhani ini, pada hakikatnya merupakan inti manusia. Dalam bahasa Arab, makna literal qalb adalah ”berbalik” atau ”berputar balik”. Allah-lah yang membulak-balikkan hati manusia. Dalam sebuah doa dikatakan ”ya muqallibal qulub, tsabbit qalbi ’ala dinik.”
  • Hati laksana sebuah radar yang terus-menerus berputar dan mengamati secara sepintas. Ia selalu mencari yang suci. Hati adalah cermin yang dapat memantulkan cahaya Ilahiah. Imam Ghazali mengatakan, ”Wahai teman! Hatimu adalah cermin yang mengkilap. Kau harus membersihkan debu yang mengotorinya, karena hati ditakdirkan untuk memantulkan rahasia-rahasia Ilahi. Oleh karena itu hati merupakan potensi utama yang dianugerahkan kepada manusia. Oleh Allah Swt, hati diberi kemampuan untuk menyerap, menghayati, memahami, dan mengenal segala sesuatu yang diinderai dan dipercayainya demi kemajuan eksistensinya. Hati adalah medium kemajuan spiritualitas manusia.
  • Oleh karena itu kemajuan kemanusiaan tidak hanya ada pada otak semata, melainkan ada kekuatan lain yang lebih dahsyat dari kekuatan otak, akal, dan pikiran, yaitu kekuatan hati. Sebab, kekuatan ini bukan hanya mengantarkan manusia meraih sukses namun juga mampu mengantarkan pada kemuliaan hidup dan kemajuan psiritualnya yang menentukan kualitas dirinya. Dalam kajian sufi, hati dilukiskan sebagai raja yang mengatur dan memerintahkan otak, pikiran dan panca indra manusia.
  • Allah Swt mengajarkan kepada manusia agar selalu mendengarkan suara hati nuraninya dan karena itu kewajiban kita untuk memelihara kejernihannya. Sebab dengan kejernihan hati diharapkan sifat-sifat mulia yang tertanam di dalamnya dapat memancar ke prilaku lahiriah.
  • Sesungguhnya di dalam hati manusia sudah tertanam percikan sifat-sifat “Illahiah”, sifat-sifat maha mulia Allah Swt, telah bersemayam. Dapat dikatakan, semua yang hak, terindah, dan terbaik bersarang di dalamnya. Melalui pemeliharaan yang serius hati manusia bisa terang benderang, bercahaya dengan cahaya dari sifat-sifat-Nya Yang Maha Mulia, Yang Maha Agung, dan Maha sempurna. Medium pemeliharaaan yang paling efektif adalah dengan makrifat, yakni ilmu-ilmu yang berakar pada tauhid, mengesakan Allah Swt.
  • Selanjutnya dengan makrifat yang terus mekar di hati, cahaya kebesaran Allah, keindahan, dan keagunganNya akan terus memancar. Kesadaran batinnya tentang yang benar dan salah akan selalu hidup. Dengan cahaya itu ia dapat menagkap kemahamuliaan Allah Swt, mengambil dan mengamalkan segala kehendak-Nya, dan melakukan segala sesuatu yang membawa manfaat, serta menjauhi sejauh-jauhnya segala yang membawa madarat. Memang hati menjadi pusat kebaikan, ketenangan, kedamaian, kesehatan, dan kebahagiaan hakiki.
  • Hati yang jernih dan sehat melahirkan pikiran-pikiran yang jernih dan pada akhirnya melahirkan tindakan-tindakan mulia berdasarkan suara hati nurani yang bening. Socrates mengidentikkan suara hati dengan suara peringatan batin yang diaanggapnya berasal dari Allah. Filosof lain menyebutnya sebagai percikan ilahi yang mampu menyediakan pedoman dalam kehidupan.
  • Kejernihan hati dapat menjadikan manusia menjadi mampu berpikir positif, betindak bijak, cerdas, dan berbagai sifat-sifat mulia. Dengan hati yang jernih, kita dapat menjalani kehidupan dengan lebih
  • produktif untuk meraih kemuliaan hakiki. Sebab, seperti dikemukakan para pemikir, manusia yang suara hatinya jernih karena berada dalam wadah hati yang jernih merupakan fakultas akal yang mampu membedakan yang benar dan yang salah.
  • Akan tetapi hati tidak akan dapat dijernihkan dengan cahaya ilahiah jika ia teralingi oleh nafsu duniawi dan ternodai oleh maksiat. Kecerahannya ditentukan oleh ketulusannya dalam mempersembahkan dirinya kepada Allah yang merupakan tujuan awal bagi manusia dan kesaksian zalinya.
  • Ibnu ’Atha`illah dalam al-Hikam mengattakan, ”Bagaimana hati dapat bersinar sementara bayang-bayang dunia terlukis dalam cerminnya? Atau, bagaimana hati dapat berangkat menuju Allah sedangkan ia masih terbelenggu oleh syahwatnya? Atau, bagaimana hati akan antusias menghadap hadirat-Nya jika ia belum suci dari ”janabah” kelalaiannya? Atau, bagaimana hati mampu memahami kedalaman rahasia-rahasia sedangkan ia belum bertaubat dari kesalahannya?.
  • Lebih dari itu hati adalah kunci hubungan manusia dengan Tuhannya dikarenakan ia tempat bersemayamnya iman. Hati juga menjadi kunci hubungan dengan sesama manusia. Bahkan ia adalah sumber kesehatan fisik, kekuatan mental, dan kecerdasan emosional. Dalam kajian sufi hati menyimpan kecerdasan dan sekaligus kearifan yang terdalam bagi manusia. Ia adalah lokus makrifat, genosis, atau pengetahuan spiritual. Dalam sebuah riwayat Rasulullah Saw bersabda, ”Sesungguhnya hati seorang mukmin mampu memuat segala sesuatu yang tidaka dapat dimuat oleh langit dan bumi.”
  • Oleh sebab posisi hati adalah terminal yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, sesamanya, dan alam, maka kejernihan hati dapat menjadikan hubungan itu sehat, baik, dan konstruktif. Hubungan dengan Tuhannya akan penuh ketundukan dan kecintaan. Hubungan dengan sesamanya akan mengedepankan kasih sayang, kejujuran, kebersamaan dan saling menghormati sehingga menghadirkan kedamaian dan kebahagiaan. Hubungan dengan alam dan lingkungannya dengan etik yang menyebabkan tidak menimbulkan kerusakan.
  • Begitulah posisi strategis hati sangat menentukan kemanausiaan seseorang. Dalam sebuah hadits yang sangat masyhur Rasulullah Saw bersabda, "Ingatlah sesungguhnya pada jasad itu ada segumpal daging, apabila ia baik maka baiklah seluruh jasad, dan apabila ia rusak maka rusak pulalah seluruh jasad. Ingatlah, ia adalah hati."
  • Oleh sebab itu jika hati rusak maka seluruh tata hubungan menjadi rusak pula yang menyebabkan malaikat pun menangis. Dalam kitab al-Tadzkirah fi Ahwal al-Maut wa Umur al-Akhirah, Imam al-Qurthubi mengutip sebuah riwayat dari Imam al-Zuhri, Wahab bin Munabbih, dan lain-lainnya. Dalam riwayat itu diceritakan bahwa ketika itu Allah mengutus malaikat Jibril untuk membawakan tanah kepada – Nya.
  • Ketika diambil oleh Jibril, tanah memohon perlindungan kepada Allah dari Jibril, sehingga Jibril tidak jadi membawanya. Hal yang sama juga terjadi pada Malaikat kedua yang diutus. Akan tetapi, tidak demikian halnya pada malaikat yang ketiga. Ia justru berhasil membawakan tanah kepada Allah swt. Lalu Allah bertanya kepadanya, ”Apakah tanah itu tidak memohon perlindungan kepada- Ku dari kamu ?” Malaikat menjawab, ”Ya”. Allah bertanya lagi, ” Kenapa kamu tidak merasa kasihan kepadanya, seperti kedua tanganmu?”. Malaikat menjawab, ”Aku lebih mengutamakan taat kepada Engkau dari pada mengasihaninya (tanah)”. Allah berfirman, ”Pergilah! Kamu adalah malaikat maut, yang aku beri kuasa untuk mencabut nyawa seluruh makhluk ”. Mendengar itu, malaikat menangis. Kemudian Allah bertanya lagi, ”Kenapa kamu menangis?” Malaikat pun menjawab : ” Ya Tuhan, dari tanah ini Engkau ciptakan para nabi dan makhluk pilihan lainnya. Dan, Engkau tidak menciptakan makhluk yang lebih mereka benci daripada kematian. Jika mereka mengenali aku, mereka pasti membenci dan mencaci maki aku”. Wallahu A’lam
  • Dikemaskini 6 jam lalu · · · Laporkan Nota

selamat hari bapa..untuk abahliya

sal;am untuk semua bapa2..terutama suami ku tercinta..
semoga menjadi bapa yg terhebat dan paling mulia..di muka bumi ini..
dalam menjalani tanggungjawab sebagai pemimpin keluarga
.
.
.
salam abah ...semoga abah jadi suami terhebat..
untuk umi dan abah yang terhebat untuk anak2 ..amin
foto kenangan....
hari2 terakhir bersama arwah adik haqeem

selamat hari bapa..untuk suami ku yg tercinta

selamat hari bapa..untuk abahliya...

●●Beruntungnya jadi wanita...●●

  • Maha suci Allah yang telah menciptakan wanita sebagai pasangan laki-laki dalam bentuk yang paling sempurna. Menempatkan keduanya dalam hamaparan pelangi cinta dan taman kasih sayang-Nya. Dengan kenikmatan-kenikmatan yang tiada terhitung.
  • Wanita…… Anggun, cantik dan mempesona, itulah kata yang tepat dilekatkan pada dirinya. Bermula dari tulang rusuk Adam, tulang rusuk itu yang ujungnya melengkung (bengkok) dan apabila diluruskan (dengan tidak hati2) maka akan patah, penuh kelembutan tidak mengenal pemaksaan, jika dipaksa maka ia akan berbalik dan menimbulkan penyesalan. Bak pohon bambu pada bagian ujungnya, lemah gemulainya senantiasa mencium ke permukaan bumi, ketika dipaksa maka ia akan memberikan tekanan keras menjulang ke awan. Seperti itulah wanita, jika wanita telah murka, maka bisa menyebabkan kehancuran. Sejarah telah mencatat, berapa banyak keruntuhan keturunan Adam karena kemurkaan wanita.
  • Wanita…. . Makhluk yang istimewa, kelembutannya bagaikan sutera dari surga, memberikan ketenangan bagi siapa yang mendekapnya dengan iman, kesabarannya melebihi dalamnya lautan, fisiknya indah bagai penghuni kahyangan, kedermawanannya lebih terang dari rembulan, akhlaknya lebih harum dari pada kesturi, kerendahan hatinya lebih tinggi dari mentari, kasih sayangnya lebih menyegarkan dari pada embun dipagi hari, keteladannya membawa ketenangan, sungguh ciptaan yang sempurna.
  • Wanita…… Makhluk yang istimewa, Sedemikian istimewanya, bidadari-bidadari surgapun iri pada wanita, tentunya wanita-wanita yang mampu menjaga kesucian dan kehormatannya, wanita-wanita yang mengabdikan diri pada "din (agama)" Allah,wanita-wanita yang mengabdi tapi tidak menjadi abdi dimata suaminya, ialah wanita-wanita yang solehah.
  • Wanita….. Tahukah kau, tidak hanya engkau di anugerahi keistimewaan fisik dan tabiat. Surgapun senantiasa membukakan pintunya untuk kau masuki dari pintu mana saja yang engkau sukai yaitu jika engkau tergolong wanita yang senantiasa melaksanakan shalat 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat kepada suaminya dan menjaga kehormatannya.
  • Ketika engkau Wanita, bersusah payah mengandung dan melahirkan anak,tetapi tahukah engkau bahwa setiap saat kau didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini, dan tahukah jika ajalmu tiba karena melahirkan adalah syahid dan surga menantimu. Betapa beruntungnya wanita, dianugerahi lahan peribadatan yang laki-laki tidak mendapatkannya.
  • Wanita…. Sadarkah kau keistimewaan mu akan membawamu ke jurang penyesalan di akhirat kelak jika engkau tidak menjaga tapi menyia-nyiakannya. Namun sebaliknya jika engkau menjaga dan merawat keistimewaanmu maka surga balasannya. Ingatlah wahai para wanita, sesungguhnya kemuliaan-mu dapat diraih manakala engkau memiliki kemampuan untuk menjaga martabat dengan iman, menghijab dirin dari kemaksiatan, menghiasi semua aktifitas dengan ibadah, menerima dan mensyukuri semua karunia yang telah Allah berikan. Janganlah engkau mau tergoda oleh kilau kehidupan dunia yang hanya sementara.
  • Wanita….. Tidakkah kau ingin seperti Khadijah (ra) yang mulia namanya sampai akhir zaman karena ketulusan pengorbanannya, tidakkah kau ingin seperti Siti Aisyah (ra)yang namanya senantiasa berkibar sepanjang masa karena keteladannya. Tidakah kau ingin berkumpul disurga bersama wanita-wanita hebat sebelum kamu. Janganlah kau sia-siakan kelapangan beribadah yang diberikan Allah untukmu.

Wanita Bergelar Isteri

Sahabat…
* Jika seorang istri menangis dihadapanmu, itu berarti dia tidak dapat menahannya lagi... * Jika kau memegang tangannya saat dia menangis, dia akan tinggal bersamamu sepanjang hidupmu.. * Jika kau membiarkannya pergi,dia tidak akan kembali menjadi dirinya yg dulu, selamanya! * Seorang istri tidak akan menangis dgn mudah, kecuali di depan org yg sangat dia sayangi, dia akan menjadi lemah! * Seorang istri tidak akan menangis dng mudah, hanya jika dia sangat menyayangimu, dia akan menurunkan rasa EGOnya. * Wahai suami2,jika seorang istri pernah menangis krnmu,tolong pegang tangannya dng penuh pengertian. Karena dia adalah org yg akan tetap bersamamu sepanjang hidupmu disaat kau terpuruk terlalu dalam ... * Wahai suami2, jika seorang istri menangis karenamu, tolong jng menyia nyiakannya. * Mgkn, krn keputusanmu, kau merusak kehidupannya. * Saat dia menangis didepanmu, saat dia menangis krnmu. Lihatlah jauh kedlm matanya. Dptkah kau lihat dan kau rasakan SAKIT yang dirasakannya karenamu ? Pada hari penciptaan PEREMPUAN. MALAIKAT bertanya kepada TUHAN
" Apakah keistimewaan dari ciptaanMU ini ? " Lalu TUHAN menjawab
"Ada banyak KEISTIMEWAAN yang dimiliki oleh ciptaanKU ini"..
Dibalik KELEMBUTANYA dia memiliki kekuatan yang begitu dahsyat.. * TUTUR katanya merupakan KEBENARAN.. * SENYUMAN'nya adalah SEMANGAT bagi orang yang dicintainya. . * PELUKAN & CIUMAN’nya bisa memberi KEHANGATAN bagi anak2nya.. * Dia TERSENYUM bila melihat temannya tertawa.. * Dia TERHARU,Dia MENANGIS bila melihat KESENGSARAAN pd org2 yg dikasihinya... * Dia mampu TERSENYUM dibalik KESEDIHAN'nya. . * Dia sangat GEMBIRA melihat KELAHIRAN.., Dia begitu sedih melihat KEMATIAN.. * TETESAN air matanya bisa membawa PERDAMAIAN. Tapi dia sering dilupakan oleh SUAMI krn 1 hal..."...Apa itu Yaa TUHAN ??
Bahwa "Betapa, BERHARGAnya dia"... Sebarkan ini ke SELURUH ISTRI2 yg soleha dan SUAMI2 yang sahabat semua kenal agar mereka tidak lupa bahwa ISTRI mrk begitu berHARGA... Semoga bermanfaat

Diary Seorang Isteri

(Lelaki Mesti Baca!!)
Aduh...sakitnyer. ..isk.... . aduuh....Bang sakit nye tak tahan saya" keluh Nisa pada suaminya Zakri.
"Apelah awak nie....lama sangat nak bersalin dah berjam-jam dah tak keluar-keluar juga. Penat dah saya tunggu. Nih mesti ader benda yang tak elok awak buat , itu lah sebab lambat keluar budak tu banyak dosa la tu" rungut Zakri pd Nisa. Nisa hanya diam dan menahan sakit nak beranak, hampir 1 jam Nisa dalam bilik bersalin tapi baby tak keluar juga. Sebak hati Nisa bila Zakri berkata begitu. Sejak mengandung ada sahaja yang tidak kena dihati Zakri terhadapnya. Seakan-akan membenci Nisa dan anak yang dikandungnya. Jururawat datang memeriksa dan kemudian bergegas memanggil Doktor Johari. Doktor Johari (Doktor Peribadi) datang dan bergegas menyediakan keperluan menyambut kelahiran. Nisa hanya mendiamkan diri menahan sakit dan air mata meleleh panas dipipi bukan disebabkan takut atau sakit tapi rungutan Zakri tadi. Doktor Johari menyuruh Nisa meneran ...."Come on Nisa u can do it...once more...." Kata ransang Doktor Johari itu membuatkan Nisa bertenaga dan sekali teran sahaja kepala baby sudah keluar..."Good mummy" kata Doktor Johari selepas menyambut baby yang keluar itu. Tiba-tiba Nisa terasa sakit lagi dan Nisa meneran untuk kali kedua dan keluar seorang lagi baby, kembar rupanya. "Nisa u got twin, boy and girl, putih macam mummy dia" kata Doktor Johari memuji Nisa. "Tahniah Zakri,it's a twin" Doktor Johari mengucapkan tahniah kepada Zakri. Zakri hanya mendiamkan diri setelah menyaksikan kelahiran anak pertamanya, kembar pulak. Memang Doktor Johari itu menyuruhnya melihat bagaimana keadaan kelahiran anaknya. Baby boy dan girl Nisa namakan Mohammad Danial dan Nur Dania.Nisa berasa lega... tapi Nisa masih lagi teringat kata-kata Zakri padanya sebentar tadi. Terlalu banyak kata-kata yang membuat Nisa selalu kecil hati . Tapi Nisa tahankan sahaja. Nisa tahu kalau Nisa mengadu pada emak, Nisa akan dimarahi semula. Jadi Nisa hanya diam dan memendam rasa. Danial dan Dania diletakkan di nursery di Hospital itu sementara menanti Nisa berehat kemudian dapatlah Nisa menyusukan Danial dan Dania. Comel sungguh kembar Nisa. Nisa termenung dan otak fikirannya menerbang kembali detik-detik semasa Nisa mengandungkan kandungannya, Zakri selalu memarahi Nisa, ada sahaja yang tidak kena. Kata Nisa yang bukan-bukan, gila, ada sahaja tuduhan yang tidak masuk akal semuanya dihamburkan pada Nisa. Tak sanggup Nisa hadapi semua itu tapi demi kandungannya, Nisa kuatkan semangat dan pendirian Nisa. Ingat lagi waktu Nisa mula mengandung Zakri tak percaya Nisa mengandung anak dia, dua kali dia membuat pemeriksaan Antenatal samada Nisa mengandung.Zakri ragu anak dalam kandungan Nisa. Dia tak boleh terima baru tiga bulan kahwin dah mengandung.. .Nisa dah 2 bulan...Nisa cuma kosong selama sebulan selepas berkahwin. Nisa tak tau nak cakap apa. Nisa balik rumah dalam kesedihan. Pada mulanya Nisa gembira bila mengandung tapi sebaliknya pula yg terjadi. Perasaan hati Nisa bangga Nisa dapat memberi zuriat kepada Zakri. Tapi apa yang Nisa dapat hanyalah tuduhan yang tak pernah terlintas di otak jemala Nisa. "Kenapa abang berlainan sekarang ni, tak macam dulu pelembut, suka berjenaka, ni tak asyik nak cari salah Nisa sahaja. Nape Bang?"soal Nisa pada Zakri . "Kaulah penyebabnya. Tak yah nak tunjuk baik plak" Zakri menempelak Nisa "Jantan mana yang kau layan kat opis kau tu" sergah Zakri lagi. "Abg syak Nisa ngan lelaki lain ke? Kenapa Abg syak yg bukan-bukan, Nisakan isteri Abang yang sah tak kanNisa nak buat jahat ngan orang lain pulak Bang"? terang Nisa pada Zakri. "ALLAH dah bagi kita rezeki awal,tak baik cakap cam tu. Itu semua kehendak ALLAH" Nisa senyum dan menghampiri sambil memeluk badan suaminya tetapi Zakri meleraikan pelukan Nisa dengan kasar sehingga Nisa hampir tersungkur. Nisa menangis dan sedih. Zakri buat tak tahu sahaja. Deraian airmata Nisa semakin laju. Nisa hanya mampu menangis. Terasa dada .Nisa sakit menahan semua tohmahan dari Zakri, suaminya yang sah. "Woi, benda-benda tu bole terjadilah Nisa, kawan baik ngan bini sendiri, suami sendiri, bapak ngan anak, hah emak ngan menantu pun bole jadi tau apatah lagi macam kau nie, tau tak. Tu dulu kawan kau lama tu yang satu opis ngan kau tu, Farid, bukan main baik lagi budak tu" marah Zakri. "Entah-entah keturunan kau, darah daging kau pun tak senonoh.... heee teruk. Nasib aku la dapat bini cam engkau ni"kutuk Zakri lagi pada Nisa. "Bawa mengucap Bang, jangan tuduh saya yang bukan-bukan saya bukan perempuan tak tentu arah walaupun saya menumpang keluarga ni , saya bukan jenis macam tu saya tau akan halal haram, hukum hakam agama. "Walaupun saya tak tau asal usul keluarga kandung saya, saya bersyukur dan berterima kasih pada emak kerana jaga saya dari kecil dah macam darah daging saya sendiri" kata Nisa pada Zakri. "Tapi Abang tak boleh hina keluarga kandung saya walaupun saya tak pernah tengok muka ayah dan mak kandung saya. Mereka lahirkan saya kedunia,"ucap Nisa sambil menangis. Semenjak kejadian itu Nisa terpaksa mengikut Zakri ke tempat kerjanya apabila habis waktu kerja. Nisa berehat di Surau tempat Zakri bekerja. Zakri bekerja di salah sebuah Pusat membeli belah dan kerjanya mengikut shif.Kalau Zakri shif malam terpaksalah Nisa menunggu Zakri sehingga pukul 10.30 malam - 11.30 malam sehingga habis Pusat membeli belah itu tamat waktu perniagaannya. Nisa terpaksa berbohong pada emak dan keluarga lain dengan mengatakan Nisa buat overtime di pejabat. Nisa terpaksa berbuat demikian kerana tidak mahu dikata-kata dan dituduh lagi. Dengan keadaan perut semakin membesar Nisa gagahkan juga. Tetapi kadangkala Zakri tidak menjemput Nisa di tempat kerja terpaksalah Nisa menaiki bas. Begitulah Nisa sehinggalah Nisa hampir pada waktu bersalin Nisa. Kalau diminta jemput...macam- macam kata kesat dilemparkan pada Nisa, perempuan tak tau berdikarilah, berlagak senang lah, lagak kaya lah. Pernah suatu hari Nisa naik marah kerana Zakri jemput Nisa lambat sampai sakit pinggang Nisa menunggunya. Nisa menangis. Zakri tiba-tiba naik angin dan cakap perangai Nisa macam firaun la, perempuan tak sedar dirilah, tak layak jadi isterilah, menyusahkan macam-macam kata nista dilemparkan pada Nisa. Nisa tambah sedih mengenangkan diri Nisa, ngadu kat emak takut dimarahi pula...bila Nisa balik ke rumah, mereka berdua akan berlakun yang mereka tidak bergaduh...Nisa sedaya upaya tidak mahu menunjukkan yang masalah melanda perkahwinannya. Kasihan Nisa...dalam keadaan yang begitu Nisa masih mampu bertahan, masih kuat lagi emosinya. Satu hari Zakri dalam keadaan marah telah menarik rambut Nisa dan menghantukkan kepala Nisa ke dinding...Nisa hanya mampu menangis dan menanggung kesakitan gara-gara Nisa nak pergi ke rumah Mak Usu Nisa yang ingin mengahwinkan anaknya di Tanjung Karang. Emak Nisa dah seminggu pergi ke sana untuk menolong. Hari dah mula petang jadi Nisa mendesak agar bertolak cepat kerana kalau hari malam nanti bahaya , "Kita nak jalan jauh ni Bang. Biarlah kita pergi awal sikit bolehlah tolong apa yang patut. Masa nilah kita nak membalas pertolongan mereka, ingat tak masa kita kahwin mereka bekerja keras kan "kata Nisa pada Zakri. Zakri ketika itu sedang berehat menonton. "Bang dengar tak ni, lagi pun hari dah mula gelap,takut plak hujan nanti"desak Nisa lagi. Tiba-tiba Zakri bangun dan mukanya bengis memandang Nisa "Kau tahu aku penatkan, tak boleh tunggu ker,suka hati aku lah nak pegi malam ke siang ke tak pegi langsung ker"marah Zakri. "Itu Nisa tau, Abang dah berehat dari pagi tadi Bang masih penat lagi, Nisa cuma nak ingatkan Abang aja"Nisa memberitahu Zakri. Zakri datang pada Nisa dan direntapnya rambut Nisa dan di hantukkannya kepala Nisa kedinding. Nisa tak dapat buat apa. YA ALLAH sanggup Zakri berbuat demikian...terasa kebas kepala Nisa dan mula membengkak. Pening kepala Nisa dibuatnya. "YA ALLAH kau kuatkan iman aku YA ALLAH, lindungilah aku dan kandungan aku dari bahaya YA ALLAH" doa Nisa dalam hatinya. Nisa memencilkan diri Nisa disudut dinding dan menangis.Zakri kemudian duduk diam. Nisa rasa kepala Nisa macam nak pecah. Kebas masih lagi dan embengkak.. .berdenyut2. .."Bang, Nisa minta maaf jika Nisa membuat Abang marah" Nisa memohon maaf pada Zakri sambil teresak-esak. Treet,Treet, Treet, Treet....bunyi handphone Zakri. "Sapa plak nie sebok je....."Rungut Zakri yang tengah sibuk berborak dengan kawan-kawan di salah sebuah caf?. "Hoi, Encik Zakri, bini ko kat wad tak gi jengok ke, apa punya laki ko nie? sindir Azlan, kawan pejabat Zakri. "Alah, dia sihat je kat wad tu, makan tanggung berak cangkung, ha,ha,ha"gelak Zakri dan kawan-kawan lain. Azlan cuma berdiam diri. "Senangnya hidup Zakri nie tak ader risau langsung pasal bini dia"cetus hati Azlan. "Akulah kalau bini aku masuk wad bersalin aku sentiasa dok sebelah dia tau...mereka perlukan kita masa tu...nyawa mereka dihujung tanduk semata-mata nak melahirkan zuriat yang dari darah daging engkau tau, cuba fikir sikit" Azlan mengingatkan Zakri. "Iyelah, Lan, lagipun Nisa dah bersalin, selamat dah, sekarang tengah berehat laaa, apa aku nak risau lagi" jawab Zakri selamba. "Suka hati kau lah, tapi kalau ader apa-apa nanti kau jangan menyesal Zakri, sesal tak sudah nanti" kata Azlan lagi. Treet, Treet, Treet....bunyi handphone Zakri. "Hello Zakri speaking" jawab Zakri. "Hello Zakri, Doktor Johari sini, ade masalahlah Zakri, pasal Nisa, datang segera ke hospital ye Zakri, Nisa tidak sedarkan diri........ ."panggilan kecemasan dari Doktor Johari "Iye ke, teruk ke dia Johari , okay I atang"...tuttttttt . Zakri menamatkan perbualannya dengan Doktor Johari. "Lan. Kau kut aku, Nisa tak sedar diri ..."ajak Zakri pada Lan. "Hah, tadi kau kata bini kau sihat"tanya Lan pada Zakri. "Alah jom ler cepat" desak Zakri. "Zakri, kami tak dapat selamatkan Nisa, Nisa mengalami pendarahan otak yang serius, sebelum nie pernah tak Nisa jatuh atau...terhantuk kuat cause sebelah kanan kepalanya kelihatan bengkak dan ada tanda lebam. Mungkin kesan dah lama? tanya Doktor Johari dengan serius dan ingin penjelasan Zakri. Zakri hanya mendiamkan diri. Automatik otak Zakri teringat yang dia pernah menarik rambut Nisa dan menghantukkan kepala Nisa kedinding sekuatnya... dan selepas kejadian itu Zakri tidak pernah pun membawa Nisa ke Klinik untuk membuat pemeriksaan kepalanya dan semenjak kejadian itu Nisa sering sakit kepala yang teruk ...tapi Zakri tidak pernah mengendahkan kesakitan Nisa....baginya Nisa mengada-ngada ..saja buat sakit untuk minta simpati...tetapi sebaliknya.. ...Zakri hanya diam...."YA ALLAH apa aku dah buat" rasa bersalah membuat dirinya rasa menggigil... "Doktor Zainal yang merawat Nisa kerana Nisa mengadu sakit kepala sewaktu Nisa memberi susu pada kembarnya di Nursery, sakit yang amat sangat katanya so Doktor Zainal membawa Nisa ke Lab untuk membuat scanning di kepalanya dan confirm otaknya ada darah beku tapi malangnya ia sudah ditahap yang kritikal, kami tak mampu lakukan apa-apa kerana Nisa tidak mahu di operation sebelum meminta izin dari kau Zakri, Nisa telah pergi dulu dengan tenang.Permintaan terakhir Nisa, Nisa minta kau membaca diarinya. I'm really sorry Zakri. ALLAH berkuasa Zakri kita tak dapat menghalangnya" kata Doktor Johari lalu memberikan Zakri sebuah diari yang berbalut kemas dengan kain lampin baby yang masih baru. Zakri mengambil diari itu dan membuka setiap lembaran diari Nisa, setiap lembaran tertulis rapi tulisan Nisa dan peristiwa yang berlaku pada Nisa pada setiap hari , Zakri membacanya sepintas dan nyata keluhan,kesakitan segala luahan rasa Nisa semuanya tertera di iarinya. Dan Zakri dapati setiap peristiwa itu semuanya perlakuan buruk Zakri terhadap Nisa..."YA ALLAH kenapa aku buat Nisa begini" terdetik hati Zakri selepas membaca tiap lembaran diari Nisa. Dan terpandang oleh Zakri mukasurat akhir lembaran diari yang ditanda dengan bunga ros merah yang telah kering....membuat Zakri tertarik untuk membacanya.. . Untuk suami Nisa yang tersayang, I LOVE U Bang... "SELAMAT HARI ULANG TAHUN PERKAHWINAN YANG PERTAMA" Assalamualaikum. Abang, Ingat tak bunga Ros merah ni, Abang berikan pada Nisa sewaktu mula mengenali Abang. Lama Nisa simpan bunga tu Bang...Bunga inilah lambang bermulanya perkenalan Nisa dengan Abang. Nisa benar-benar menyayangi Abang. Nisa menyimpan setiap hadiah yang abang bagi pada Nisa. Abang tak pernah tahu kan ... Itulah salah satu buktinya betapa sayangnya Nisa.. Terlebih dahulu Nisa ingin sangat dengar Abang panggil Nisa AYANG seperti kita baru kahwin...Abang panggil Nisa AYANG...terasa diri dimanja bila Abang panggil Nisa cam tu...walaupun Nisa dapat merasa panggilan AYANG itu seketika sahaja. Abang dah banyak berubah. Perkataan AYANG telah hilang dan tidak kedengaran untuk Nisa lagi. Kenapa? Bencikah Abang pada Nisa? Abang...mukasurat nie khas utk Abang. Bacalah semoga Abang tahu sayangnya Nisa pada Abang. Abang ingatkan hari nie hari ulangtahun perkahwinan kita yang pertama dan Nisa hadiahkan Abang....... Danial dan Dania. Untuk Nisa tak perlulah Abang bagi kerana tak ada apa yang Nisa inginkan melainkan kasih sayang Abang pada Nisa. Nisa akan pergi mencari ketenangan dan kedamaian untuk diri Nisa. Nisa pergi untuk menemui NYA. Nisa harap Abang akan menjaga Danial dan Dania dengan baik dan jangan sekali-kali sakiti mereka. Danial dan Dania tak tahu apa-apa. Itulah hadiah paling berharga dari diri Nisa dan mereka adalah darah daging Abang. Jangan seksa mereka. Abang boleh seksa Nisa tapi bukan mereka. Sayangilah mereka...Nisa ingin mengatakan bahawa Nisa tak ada hubungan dengan sesiapa melainkan Abang sahaja di hati Nisa. Jiwa dan raga Nisa hanya untuk Abang seorang. Terima kasih kerana Abang sudi mengahwini Nisa walaupun Nisa in cuma menumpang kasih disebuah keluarga yang menjaga Nisa dari kecil hinggalah Nisa bertemu dengan Abang dan berkahwin. Nisa harap Abang tidak akan mensia-siakan kembar kita dan Nisa tidak mahu mereka mengikut jejak kehidupan Nisa yang malangkerana menumpang kasih dari keluarga yang bukan dari darah daging nisa....tapi Nisa bersyukur kerana dapat mengecapi kasih sayang sepenuhnya dari keluarga ini. Nisa harap sangat Abang akan sentiasa memberitahu pada kembar kita yang Nisa ibunya akan sentiasa bersama disamping kembar kita, walau pun Nisa tak dapat membelai dan hanya seketika sahaja dapat mengenyangkan kembar kita dengan air susu Nisa. Berjanji pada Nisa dan ingat DANIAL dan DANIA adalah darah daging abang...Ampunkan Nisa dan halalkan segala makan minum Nisa selama setahun kita bersama. Sekiranya Abang tidak sudi menerima Danial dan Dania berilah pada emak Nisa supaya emak menjaga kembar kita dan segala perbelanjaan Nisa dah buat nama emak untuk KWSP Nisa. Biarlah emak menjaga kembar kita sekurang-kurang terubat juga rindu emak sekeluarga pada Nisa nanti bila memandang kembar kita. Comel anak kita bang..Dania mengikut raut muka Abang...sejuk kata orang dan Nisa yakin mesti Danial akan mengikut iras raut wajah Nisa...Ibunya. ..sejuk perut Nisa mengandungkan mereka. Inilah peninggalan Nisa untuk Abang. Semoga Abang masih sudi menyayangi dan mengingati walaupun Nisa sudah tiada disisi Abang dan kembar kita. Wassalam. Salam terakhir dari Nisa Untuk Abang dan semua. Doakan Nisa. Ikhlas dari Nur Nisa Sabarlah Zakri, ALLAH maha berkuasa. Kuatkan semangat kau, kau masih ada Danial dan Dania" pujuk Azlan. Zakri hanya tunduk membisu. YA ALLAH,Nisa maafkan Abg Nisa. Zakri longlai dan diari ditangannya terlepas, sekeping gambar dihari pernikahan antara Zakri dan Nisa jatuh dikakinya dan Zakri mengambilnya. Belakang gambar itu tertulis "HARI YANG PALING GEMBIRA DAN BAHAGIA BUAT NISA DAN SEKELUARGA. NISA DISAMPING SUAMI TERCINTA SELEPAS DIIJABKABULKAN. SEMOGA KEGEMBIRAAN DAN KEBAHAGIAAN AKAN MENYELUBUNGI DIRI NISA DAN KELUARGA NISA HINGGA KEAKHIR HAYAT NISA. Zakri terjelepuk dilantai dan berjuta penyesalan merangkumi seluruh tubuhnya. Zakri seakan orang hilang akal. Satu demi satu setiap perlakuannya terhadap isterinya Nisa seperti terakam dalam kotak otaknya...setiap perbuatannya. ..seperti wayang jelas terpampang.. . kenapalah sampai begini jadinya...kejamnya aku...Nisa, Nisa, Nisa maafkan Abang Nisa. Sewakt jenazah Nisa tiba dirumah suasana amat memilukan. Zakri tidak terdaya untuk melihat keluarga Nisa yang begitu sedih atas pemergian Nisa. Namun emak Nisa begitu tabah dan redha. Danial dan Dania sentiasa di dalam pangkuan neneknya.Saat akhir untuk melihat Jenazah Nisa, Zakri lihat muka Nisa tenang bersih dan Zakri kucup dahi Nisa buat kali terakhir seakan-akan lirik mata Nisa mengikuti wajah Zakri. "Nisa Abang minta ampun dan maaf" bisik Zakri perlahan pada telinga Nisa sambil menangis dengan berjuta penyesalan menimpa-nimpa dirinya. Apabila Zakri meletakkan kembar disisi ibunya mereka diam dari tangisan dan tangan dari bedungan terkeluar seolah-olah mengusapi pipi ibu mereka buat kali terakhir dan terlihat oleh Zakri ada titisan airmata bergenang di tepi mata Nisa. Meleleh perlahan-lahan bila kembar itu diangkat oleh Zakri. Kembar menangis semula setelah diangkat oleh Zakri dan diberikan kepada neneknya. Jenazah Nisa dibawa ke pusara dan ramai yang mengiringinya termasuklah kembar bersama. Walaupun kembar tidak tahu apa-apa tapi biarlah kembar mengiringi pemergian Nisa, Ibu mereka yang melahirkan mereka. Amat sedih ketika itu.. Zakri tidak mampu berkata apa-apa melainkan menangisi pemergian Nisa yang selama ini merana atas perbuatannya. Dan akhirnya Jenazah Nisa selamat dikebumikan. Satu persatu orang ramai meninggalkan kawasan pusara dan akhirnya tinggallah Zakri keseorangan di pusara Nisa yang merah tanahnya...meratapi pilu, berderai airmata dengan jutaan penyesalan ...YA ALLAH , kuatkan hambamu ini YA ALLAH. Hanya KAU sahaja yang mengetahui dosa aku pada Nisa....ampunkan aku YA ALLAH....akhirnya Zakri terlelap disisi pusara Nisa bermimpikan oleh Zakri,Nisa datang mencium tangan, mengucup dahi dan memeluk Zakri dengan lembut mulus. Zakri melihat Nisa tenang dan jelas kegembiraan terpancar dimuka Nisa Putih bersih. Nisa, Nisa, Nisa nak kemana Nisa, Nisa, Nisaaaaaa. Zakri terjaga dari lenanya. Terngiang-ngiang suara kembar menangis. "YA ALLAH ,Zakri,Zakri bangun Zakri...dan hampir senja ni, mari kita balik, kenapa kau tidur kat sini Zakri?" tegur abang long , abang ipar Zakri. Dari jauh Zakri lihat emak dan kakak ipar mengendung kembar. Mereka menangis. Zakri berlari menuju ke arah kembarnya dan mengusap-usap ubun-ubun anak kembar dan secara automatik kembarnya diam dari menangis. "Danial, Dania anak ayah, ayah akan menjagamu nak...kaulah penyambung zuriat, darah daging ayah... emak, abang dan kakak ipar Zakri tersedu hiba dan mereka berlalu lemah meninggalkan pusara Nisa....

Kami di ijabkabulkan~~

......

.....

Daisypath - Personal picture

Daisypath Anniversary tickers

Puteri ku sayang

Lilypie - Personal pictureLilypie Kids Birthday tickers
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger... Doa setiap bingkisan ku. .panjangkanlah umur dan berikanlah kesihatan dan murahkanlah rezeki pada ibu ku..jadikan suami ku suami soleh anakku anak solehah..amin...pintaku selalu pada Mu Ya Allah...