Cinta allah

"Ya Allah..... Tunjukkan kepada kami yang benar dan jadikan pilihan kami
mengikuti yang benar itu.Dan juga tunjukkan kepada kami yang tidak benar
dan permudahkan kami meninggalkannya." Amin.

Sabtu, Jun 19, 2010

tentang mimpi

boleh x bg pendapat secara rawak shj tentang perkara mimpi berulang ini?
-----------------------------------------------------------------------------------------------------
Jawapan :
Mimpi ini merupakan satu juzuk daripada tidur. Sekiranya kita berjaga, tidaklah gambaran2 itu dikatakan sebagai mimpi. Ia akan dikatakan angan2 atau halusinasi.
Walaubagaimanapun, dalam Islam, memang ada menceritakan tentang mimpi ini. Antara ulamak yg terkenal dalam penafsiran mimpi ini adalah ibn Sirin. Namun begitu, tidaklah boleh dikatakan bahawa semua mimpi itu mempunyai alamat tertentu, sebagaimana tidaklah juga boleh dikatakan bahawa semua mimpi itu tidak boleh dijadikan tanda atau alamat.
Mimpi ini boleh dibahagikan kepada beberapa bahagian. Antaranya mimpi yg menggembirakan, mimpi yang samar2, mimpi perkara2 yg buruk, mimpi disebabkan keinginan yg kuat dsb.
Mimpi yang baik dan menggembirakan itu datangnya daripada Allah, sedangkan mimpi yang buruk itu datangnya daripada syaitan. Disebutkan dalam hadis yg diriwayatkan oleh Abu Qatadah r.anhu bahawa Nabi s.a.w. bersabda "Mimpi yang baik yang menjadi kenyataan itu datangnya daripada Allah dan mimpi yang buruk itu datangnya daripada syaitan. Jadi sesiapa yang mendapat mimpi yang buruk, maka hendaklah dia meminta perlindungan daripada Allah daripada gangguan syaitan dan meludah ke kirinya agar mimpi buruk itu tidak mengganggunya" (HR al-Bukhari)
Berkenaan dengan mimpi yg saudari nyatakan, saya tidak pasti sama ada ianya mimpi baik atau mimpi yg buruk. Cuma, berdasarkan pengalaman orang dulu2, mimpi ini biasanya terbalik (bagi yg mengingati dengan jelas mimpi itu dan ia menjadi kenyataan, tetapi terbalik daripada yg ada dalam mimpi). Namun, jika ianya mimpi yg baik (contohnya bermimpi menerima lamaran seorang lelaki dan keesokannya, datang rombongan meminang daripada lelaki yg di dalam mimpi itu) maka ianya merupakan petanda daripada Allah. Namun, kita takkan mengetahuinya sehinggalah ianya telah menjadi kenyataan.

program geng muda org kiter

assalamualaikum..
salam....untuk semua...kelmarin ader program orang muder geng kiter..dekat batu 6..
pagi kelmarin umi ngen liya ..adik lelaki umi ader jugak kesana..ermm
happy lak..
.
.
.
suka ngakk bonda ku lehh tenggok dikir barat..
saboh ngohlahhh..abohh duk nunjuk baju yee ooo..
heheh ya ke..org muda geng kita ni..heheh
heheh org tua doh..tp pakai baju org muda ..nampok aah muda agi..dok apa...biar nampok muda dok apa...untuk perjuangan..biar gagoh...yaaa..betul dohh tu
program doh selesaii
semalam lps insyak....kami ke sana lagi ader program hiburan islam..bersama penyayi nasyid..dan dikir barat.
ermm pertama kali umi menyaksikan dikir barat ,,dr kelantan
ermmm kanak2 semua terpegun..bila dengar dikir barat..
yg mesej nye sungguh bermakna..
iaitu mesej agama..tentang kehidupan sekarang yg semakin teruk
.
.
.
aliya..sampai suka sgt bila tenggok org berdikir heheheh
,,,ralik pulok kata org ganu huhuhuhu
.
.
.
orang muda geng kita
..
..
..
aliya oyak..abah bukan org muda
tapi ..
,,
abah org tua geng kita
heheheh nakal sungguh anok..huhuhuhu
takpolahh...aboh beli jah baju,,,untuk sama2...bersemangat keh keh keh
/

18 Thn Tok Guru Pimpin Kito

18 Thn Tok Guru Pimpin Kito

Renungan

ORANG YANG MAKAN SESUATU YANG HARAM KELUAR AKAN MELAHIRKAN PERBUATAN HARAM

●DAN ORANG YANG MAKAN SESUATU YANG SYUBHAT DIRINYA AKAN MELAKUKAN PERBUATAN SYUBHAT PULA

●SEHINGGA SEANDAINYA ORANG YANG MAKN MAKANAN HARAM HENDAK MENAATI ALLAH TENTU IA TIDAK DAPAT MELAKUKANNYA

● (SYEKH ABDUL WAHAB ASY-SYA'RANI)

Di antara ibadah yg paling utama ialah saling mencintai karena Allah swt.dan menjalin persaudaraan didalam agama -Nya,dan dia termasuk buah dari akhlaq yg baik dan kedua-duanya terpuji. Adapun yg dinamakan dgn akhlaq yg terpuji, Allah swt berfirman.dan sesungguhnya kamu benar - benar berbudi pekerti yg agung.(Qs. Ali Imran .103)~¤~

`````````````````````` " Manusia dinilai dengan kualitas imanya yang trbaik di sisi Allah.. tidak kira siapakah dia di mata masyarakat, hal it tidak brmanfaat dia pada pandangan Tuhanya..orang bnyak memuji ,mencaci maki kita..tetapi mereka tidak mengetahui bagaimana AlLAH Yang Maha Mengetahui rahsia keburukan atau kebaikan yang kita simpan dr pandangan mereka..."__

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ " Orang yang tidak memiliki cita cita dan harapan sama nasibnya dengan burung yang tidak memiliki sayap untuk terbang.."__ Di antara ibadah yg paling utama ialah saling mencintai karena Allah swt.dan menjalin persaudaraan didalam agama -Nya,dan dia termasuk buah dari akhlaq yg baik dan kedua-duanya terpuji. Adapun yg dinamakan dgn akhlaq yg terpuji, Allah swt berfirman.dan sesungguhnya kamu benar - benar berbudi pekerti yg agung.(Qs. Ali Imran .103)~¤~ " Manusia dinilai dengan kualitas imanya yang trbaik di sisi Allah.. tidak kira siapakah dia di mata masyarakat, hal it tidak brmanfaat dia pada pandangan Tuhanya..orang bnyak memuji ,mencaci maki kita..tetapi mereka tidak mengetahui bagaimana AlLAH Yang Maha Mengetahui rahsia keburukan atau kebaikan yang kita simpan dr pandangan mereka..."__
  • Bisikan Allah, Bisikan Malaikat, Bisikan Nafsu, Bisikan Syetan
  • oBisikan Allah, Bisikan Malaikat, Bisikan Nafsu, Bisikan Syetan
  • Imam Al-Ghazali dalam Tulisan Hujjatul Islam Imam Al-Ghazaly dari kitab Roudlotut Tholibin wa-‘Umdatus Salikin, ini kami turunkan karena banyaknya pertanyaan dari pembaca soal cara membedakan bisikan-bisikan dari dalam hati, apakah dari Allah, nafsu atau syetan. Red.)
  • Kajian ini seputar bisikan-bisikan hati (khawathir) dengan segala bentuknya, upaya memerangi, mengalahkan dan unggul dalam menghalau perbuatan syetan yang jahat. Juga tentang berlindung kepada Allah dari syetan dengan tiga cara:
  • Pertama, harus mengetahui godaan, rekayasa dan tipuan syetan.
  • Kedua, hendaknya tidak menanggapi ajakannya, sehingga qalbu anda tidak bergantung dengan ajakan itu.
  • Ketiga, langgengkan dzikrullah dalam qalbu dan lisan.
  • Sebab dzikrullah bagi syetan seperti penyakit yang menyerang manusia.
  • Untuk mengetahui rekayasa godaan syetan, akan tampak pada bisikan-bisikan (khawathir) dan berbagai macam caranya. Mengenai pengetahuan tentang berbagai macam bisikan hati, patut diketahui, bahwa bisikan-bisikan itu adalah pengaruh yang muncul di dalam qalbu hamba yang menjadi pendorong untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu, proses yang sepenuhnya terjadi di dalam qalbu ini berasal dari Allah - yang menjadi Pencipta segala sesuatu.
  • Dalam kaitan ini, bisikan hati ada empat macam:
  • Suatu bisikan yang datang dari Allah swt. dalam qalbu hamba adalah sebagai bisikan awal, sehingga Dia disebut dengan Nama al-Khathir (Sang Pembisik).
  • Bisikan yang relevan dengan watak alam manusia, yang disebutan-nafs (jiwa).
  • Bisikan yang terdorong oleh ajakan syetan, yang disebut waswas (perasaan ragu-ragu).
  • Bisikan yang juga datang dari Allah yang disebut al-Ilham.
  • Al-Khathir adalah bisikan yang datang dari Allah swt. sebagai bisikan awal, terkadang berdimensi kebaikan, kemuliaan dan pemantapan dalam berhujjah. Kadang-kadang berdimensi negatif dan sebagai ujian.
  • Al-Khathir yang datang dari pemberi Ilham tidak akan terjadi, kecuali mengandung kebajikan, karena Dia adalah Yang Memberi nasihat dan bimbingan. Sedangkan al-Khathir yang datang dari syetan, tidak datang kecuali mengandung elemen kejahatan.
  • Bisikan ini terkadang sepintas mengandung kebajikan, tetapi dibalik itu ada makar dan istidraj (covernya nikmat, dalamnya siksa bencana).
  • Sementara bisikan yang tumbuh dari hawa nafsu tidak luput dari elemen kejahatannya. Terkadang juga ada elemen baik tidak sekadar untuk pencapaian kenikmatan saja.
  • Ada tiga persoalan yang harus ketahui di sini:
  • Pertama-tama, beberapa ulama berkata bahwa jika ingin mengenal dan mengetahui perbedaan antara bisikan kebaikan dan bisikan kejahatan, maka pertimbangkan dengan tiga ukuran nilai (mawazin), yang dapat mendeteksinya:
  • Apabila bisikan itu relevan dengan syariat, berarti baik. Jika sebaliknya - baik karena rukhshah atau syubhat, maka tergolong bisikan jahat.
  • Manakala dengan mizan(ukuran nilai) itu tidak diperoleh kejelasan perbedaan masing-masing, sebaiknya konfirmasikan dengan teladan orang-orang saleh. Jika sesuai dengan teladan mereka, maka ikutilah, jika tidak ada kebaikan, berarti hanya suatu keburukan.
  • Apabila dengan ukuran nilai (miizan) demikian masih belum menemukan kejelasan, konfrontasikan dengan motivasi yang terdapat pada nafs (ego) dan hawa (kesenangan). Jika ukuran nilainya merujuk sekadar pada kecenderungan nafs (ego) yakni kecenderungan naluriah dan bukan untuk mencari harapan (raja’) dari Allah, tentu saja termasuk keburukan.
  • Kedua, apabila ingin membedakan antara bisikan kejahatan yang bermula dari sisi syetan, atau dari sisi nafs (ego) ataukah bisikan itu dari sisi Allah swt., perlu anda perhatikan tiga hal ini:
  • Jika anda menemui bisikan yang kokoh, permanen, sekaligus konsisten pada satu hal, maka bisikan itu datang dari Allah swt., atau dari nafs (jika menjauhkan diri dari Allah). Namun jika bisikan itu menciptakan keraguan dan mengganjal dalam hati , maka itu muncul dari syetan.
  • Apabila bisikan itu jumpai setelah melakukan dosa, berarti itu datang dari Allah sebagai bentuk sanksi dari-Nya kepada anda. Jika bukan muncul dari akibat dosa, bisikan itu datang dari diri anda, yang berarti dari syetan.
  • Jika anda temui bisikan itu tidak melemahkan atau tidak mengurangi dari dzikir kepada Allah swt., tetapi bisikan itu tidak pernah berhenti, berarti dari hawa nafsu. Sebaliknya, jika melemahkan dzikir berarti dari syetan.
  • Ketiga, apabila ingin membedakan apakah bisikan kebaikan itu datang dari Allah swt. atau dari malaikat, maka perlu diperhatikan tiga hal pula:
  • Manakala melintas sekejap saja, maka datang dari Allah swt. Namun jika berulang-ulang, berarti datang dari malaikat, karena kedudukannya sebagai penasihat manusia.
  • Manakala bisikan itu muncul setelah usaha yang sungguh-sungguh dan ibadah yang lakukan, berarti datang dari Allah swt. Jika bukan demikian,bisikan itu datang dari malaikat.
  • Apabila bisikan itu berkenaan dengan masalah dasar dan amal batin, bisikan itu datang dari Allah swt. Tetapi jika berkaitan dengan masalah furu` dan amal-amal lahiriah, sebagian besarnya dari malaikat. Sebab, menurut mayoritas ahli tasawuf malaikat tidak memiliki kemampuan untuk mengenal batin hamba Allah.
  • Sementara itu, bisikan untuk suatu kebaikan yang datang dari syetan, merupakan istidraj menuju amal kejahatan yang lantas menjadi berlipat-lipat, maka perlu memperhatikan dengan cermat:
  • Lihatlah, apabila dalam diri anda, pada salah satu perbuatan jika berasal dari bisikan di dalam hati dengan penuh kegairahan tanpa disertai rasa takut, dengan ketergesa-gesaan bukan dengan waspada dengan tanpa perasaan aman, ketakutan pada Allah, dengan bersikap buta terhadap dampak akhirnya, bukan dengan mata batin, ketahuilah bahwa bisikan itu berasal dari syetan. Maka jauhilah, Bisikan seperti itu, harus jauhi.
  • Sebaliknya jika bisikan itu muncul bukan seperti bisikan-bisikan di atas, berarti : datang dari Allah swt., atau dari malaikat.
  • Saya katakan, bahwa semangat yang membara dapat mendorong manusia untuk segera melakukan aktivitas, tanpa adanya pertimbangan dari mata hatinya, tanpa mengingat pahala bisa menjadi faktor yang membangkitkan kondisi itu semua.
  • Sedangkan cara hati-hati adalah cara-cara yang terpuji dalam beberapa segi.
  • Khauf, lebih cenderung seseorang untuk berusaha menyempurnakan dan mempraktekkan suatu perbuatan yang benar dan bisa diterima Allah atas amal perbuatan itu.
  • Adapun perspektif hasil akhir suatu amal, hendaknya membuka mata hati dengan cermat dalam diri ada keyakinan bahwa amal tersebut adalah amalan yang lurus dan baik, atau adanya pandangan mengharapkan pahala di akhirat kelak. Ketiga kategori di atas harus ketahui dan sekaligus anda jaga. Sebab, semuanya mengandung ilmu-ilmu yang rumit sehingga sulit didapatkan dan rahasia-rahasia yang mulia.
  • IQRO....
  • Ditulis pada hari Rabu · · · Laporkan

Hanya Lelaki - Pengakuan Duda

Kedua Isteri Pergi Tak Kembali

PILU MENGINGATKAN KISAH HIDUPKU INI TETAPI APA BOLEH BUAT , MUNGKIN INILAH SURATAN YANG TELAH DITENTUKAN BUAT DIRIKU. KINI SEMUANYA HANYA TINGGAL KENANGAN. WALAUPUN PERISTIWA ITU SUDAH BERLALU KIRA-KIRA 12 TAHUN YAN G LALU NAMUN IA IBARAT BARU SEMALAM KULALUI.

Aku bertemu jodoh dengan Nadia ketika sama-sama menuntut di sebuah universiti di ibu kota. Pada mulanya perkenalan kami hanya sebagai sahabat dan lama kelamaan, persahabatan itu bertukar menjadi cinta dan sayang. Selepas menamatkan pengajian, aku dan Nadia mengambil keputusan untuk mengikat tali pertunangan. Pada mulanya memang hasrat kami untuk bertunang mendapat sedikit bantahan oleh kedua ibu bapa Nadia kerana mereka lebih suka kami membina kerjaya terlebih dahulu sementelah pula Nadia merupakan anak sulung dalam keluarganya. Akan tetapi hubungan kami semakin erat dan seakan tidak mampu dipisahkan lagi, justeru kami sepakat mengikat perhubungan.

Kami bertunang selama setahun kemudian disatukan dalam majlis serba sederhana kerana ketika itu, aku masih belum punya wang mencukupi untuk mengadakan kenduri secara besar-besaran. Maklum sahajalah baru sahaja bekerja, jadi aku tidak punya banyak wang simpanan. Hanya kenduri di sebelah keluarga Nadia sahaja meriah kerana keluarganya agak berada. Kehidupan kami amat bahagia walau pun hidup serba kekurangan. Aku bekerja keras bagi memastikan Nadia dapat hidup selesa. Selama hampir setahun aku dan Nadia tinggal di rumah ibu bapanya. Tetapi sudah adat menumpang, sudah tentu aku rasa tidak selesa. Jadi selepas berbincang dengan Nadia, kami mengambil keputusan untuk berpindah ke rumah sewa. Ibu bapa mentuaku memberi kebenaran untuk kami menyewa di rumah mereka. Aku tidak kisah asalkan aku dan Nadia dapat hidup berdikari.

Tidak lama kemudian, Nadia disahkan berbadan dua. Gembira tidak terkata kerana aku dan Nadia bakal bergelar seorang ayah dan ibu. Aku juga telah dinaikkan pangkat menjadi penolong pengurus di tempat kerjaku. Nadia pula telah diterima bekerja di Jabatan kerajaan. Hidup kami dilimpahi rahmat ketika itu. Pendek kata hidup kami cukup bahagia. Tidak lama kemudian zuriat sulung kami lahir ke dunia, seorang bayi lelaki. Kehadiran anggota baru dalam keluargaku membuatkan aku bekerja dengan lebih gigih lagi.

Syukur Allah mengurniakan rezeki yang lebih kepada kami anak beranak. Beberapa tahun kemudian, Nadia melahirkan anak kedua kami, juga seorang anak lelaki. Kelahiran anak kedua kami ibarat membawa tuah kepada aku dan Nadia. Aku telah dilantik sebagai pengurus di tempat kerjaku manakala Nadia juga telah dinaikkan pangkat. Namun kehidupan kami semakin sibuk kerana masing-masing terikat dengan tugas di pejabat. Nadia pula selalu dihantar bertugas ke luar negara. Yang menjadi mangsa, anakanaklah kerana sering ditinggalkan bersama pembantu rumah. Akan tetapi lama kelamaan Nadia semakin lupa dengan tanggungjawabnya sebagai seorang isteri. Semuanya diserahkan bulat-bulat kepada pembantu rumah. Walaupun aku pernah menyuarakan ketidakpuasan hatiku kepada Nadia tetapi dia tidak peduli.

Berkahwin dua Sampai satu tahap aku akhirnya tidak lagi mampu bersabar dengan perangai Nadia. Aku mahukan perhatian dan kasih sayang seorang isteri. Lantas kerana tidak memperoleh dari isteri sendiri aku telah berkahwin dengan adik angkatku, Mona seorang ibu tunggal, anak seorang. Aku simpati dengan keadaan dirinya. Lalu aku mengambil keputusan untuk mendirikan rumah tangga dengan Mona. Kami bernikah di sempadan.

Pada mulanya memang Nadia mengamuk kerana aku bernikah tanpa pengetahuannya malah dia memberi kata dua sama ada memilih dia atau Mona. Aku terpaksa menceraikan Mona kerana terus dipaksa dan didesak oleh Nadia dan keluarganya. Namun dalam diam, aku masih berhubung dengan Mona. Kami rujuk kembali. Akhirnya Mona mengandung. Sebenarnya sudah lama aku kepingin anak perempuan tetapi Nadia enggan mengandung lagi. Aku kecewa. Syukur kerana Mona hamil anak perempuan seperti yang ku inginkan selama ini.

Aku pernah membawa pulang Mona ke kampungku. Pada mulanya ibu bapaku agak kurang senang dengan kehadiran Mona namun lama kelamaan mereka dapat merasakan bahawa Mona seorang isteri yang baik. Dia melayan ku dengan penuh kasih sayang. Segala keperluan ku dijaga dengan baik tidak seperti Nadia yang hanya menyerahkan tugasnya kepada pembantu rumah kami.

Bukannya aku sengaja ingin mengkhianati Nadia tetapi sikapnya yang langsung tidak boleh ditegur membuatkan aku kecewa. Aku sudah lama makan hati dengan sikap Nadia. Aku kesepian. Nadia langsung tidak menghormati aku sebagai seorang suami. Maka aku mengambil keputusan untuk berkahwin dengan Mona. Namun itu bukan bermakna aku tidak sayangkan Nadia. Aku tetap sayangkan Nadia kerana dialah cinta pertama ku.

Akhirnya Nadia mendapat tahu bahawa aku masih berhubung dengan Mona lantas dia telah keluar dari rumah dengan membawa kedua-dua anak ku. Malang tidak berbau, ketika memandu dalam keadaan penuh emosi, kereta yang dipandu Nadia bersama anak ku terbabas lalu dirempuh sebuah lori. Ketiga-tiga insan yang kusayang ini meninggal di tempat kejadian. Pada masa yang sama juga Mona sakit hendak bersalin tapi takdir Tuhan Mona juga meninggal dunia ketika melahirkan kerana mengalami tumpah darah. Pihak doktor hanya mampu menyelamatkan bayi kami sahaja tetapi gagal menyelamatkan Mona.

Aku redha dengan ujian ini walaupun aku sayangkan isteri-isteri ku, Nadia dan Mona juga dua anakku yang terkorban dalam nahas jalan raya bersama Nadia. Kini aku meneruskan kehidupan bersama bayi perempuan yang ditinggalkan oleh Mona. Hingga saat ini aku masih selesa hidup sendiri. Biarlah aku terus menyimpan kenangan indah bersama Nadia dan Mona sampai bila-bila.

Selanjutnya di dalam majalah MINGGUAN WANITA minggu ini!

Kami di ijabkabulkan~~

......

.....

Daisypath - Personal picture

Daisypath Anniversary tickers

Puteri ku sayang

Lilypie - Personal pictureLilypie Kids Birthday tickers
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger... Doa setiap bingkisan ku. .panjangkanlah umur dan berikanlah kesihatan dan murahkanlah rezeki pada ibu ku..jadikan suami ku suami soleh anakku anak solehah..amin...pintaku selalu pada Mu Ya Allah...