Cinta allah

"Ya Allah..... Tunjukkan kepada kami yang benar dan jadikan pilihan kami
mengikuti yang benar itu.Dan juga tunjukkan kepada kami yang tidak benar
dan permudahkan kami meninggalkannya." Amin.

Rabu, September 29, 2010

Nasehat Seorang Ibu untuk Anak Perempuannya

Nasehat ini dia sampaikan ketika melepas putrinya itu menuju rumah suaminya saat dia dinikahkan. Dia berkata, “Wahai anakku, Kalaulah nasehat boleh ditinggalkan karena kemuliaan budi dan ketinggian nasab keturunan, maka aku tidak akan menyampaikannya padamu. Namun ia perlu disampaikan untuk mengingatkan orang baik dan menyadarkan yang lalai. Wahai anakku, jika seorang perempuan bisa melepaskan diri dari laki-laki dengan harta orang tuanya maka aku adalah orang yang paling bisa untuk itu. Tapi, itu tidak mungkin, anakku. Karena perempuan diciptakan untuk laki-laki. Dan sebaliknya, laki-laki diciptakan untuk perempuan. Wahai anakku, saat ini engkau akan melangkah dari rumah ini, dimana kamu hidup dan dibesarkan. Kamu akan berangkat ke lembah yang belum kamu ketahui sama sekali dan akan ditemani seorang yang tidak pernah kau kenal selama ini. Makanya, dengarlah pesan-pesanku. Jadilah engkau bagaikan budak baginya, maka dia akan berlaku seperti itu pula untukmu. Anakku, dengarkanlah, aku akan menyampaikan sepuluh wasiat untukmu. Jagalah wasiat ini. Ia akan menjadi penerang dan bekal bagimu dalam hidup. Pertama, setia dan patuhlah padanya. Kepatuhanmu padanya akan melahirkan keridhaan Tuhan. Kedua, qana’ahlah dengan apa yang diberinya. Sikap itu akan melahirkan ketenangan dalam jiwamu. Ketiga, peliharalah pandangannya padamu. Jangan sampai dia melihat padamu sesuatu yang tidak disenanginya. Keempat, pelihara penciumannya terhadapmu. Jangan sampai dia mencium darimu sesuatu yang tidak mengenakkan hidungnya. Kelima, Jagalah waktu makannya. Sesungguhnya rasa lapar itu bagaikan bara yang bisa membakar kapan saja. Keenam, jagalah waktu tidurnya. Sesungguhnya gangguan pada waktu tidur bisa menyulut amarah. Ketujuh, jagalah harta dan rumahnya. Sesungguhnya yang demikian membuatnya menghargaimu. Kedelapan, pelihara dan hormatilah anak dan keluarganya. Sesungguhnya hal itu melatihmu mengatur segala Sesuatu dengan baik. Kesembilan, janganlah kamu buka rahasianya. Jika kamu melakukan itu, maka tidak bisa dijamin dia akan menjaga janjinya padamu. Kesepuluh, janganlah kau melanggar perintahnya. Sesungguhnya yang demikian itu menyulut rasa cemburu dalam hatinya. Dan perhatikanlah dua perkara. Janganlah kamu menampakkan kebahagiaan padanya jika dia sedang dirundung sedih. Jangan pula engkau menampakkan kesedihan di kala dia berbahagia. Ketahuilah wahai anakku, sebesar apa penghormatanmu padanya sebesar itu dia akan menyanjungmu. Sejauh mana kamu bisa menyesuaikan pandanganmu dengannya seperti itu pula dia akan setia padamu. Anak gadisku, sesungguhnya kamu tidak akan mampu melakukan itu semua kecuali jika kamu mampu mendahulukan kerihdaannya atas keinginan pribadimu, dan jika kamu mampu mengedepankan hasratnya atas hasratmu. Semoga Tuhan melimpahkan kebaikan padamu. Selamat jalan Anakku.

Pejuang cantik dari Syurga

Tangannya menengadah. Tremor kuat sehingga orang-orang menyangkanya ia menderita ayan. Dalam terik dan hujan, ia tetap menengadah. Menanti orang lain yang berbelas kasih untuk memberinya uang, walaupun hanya seratus rupiah saja. Ia sering diusir satpam. Menganggu pemandangan para nasabah, katanya. Ah.. apa hubungannya para nasabah dengan perempuan itu? Toh perempuan itu tidak masuk ke dalam bank! Kadang ia didorong, kadang ia ditendang. Enak rasanya bagi orang yang digaji satu juta setiap bulan untuk tidak memikirkan apakah hari ini ia akan makan atau tidak. Langit mulai gelap disertai rintik-rintik air yang diturunkan dari langit. Aku datangi perempuan itu kemudian mengangkatnya dan membantunya berjalan menuju tempat yang aman dari hujan. "Berapa penghasilan hari ini, Nak?" "Sedikit, Bu." "Ibu juga hanya sedikit. Malam ini kita tidak bisa makan nasi. Maafin ibu ya?" Dengan tangannya yang bergetar, Ibu membelai lembut pipiku. "Jangan meminta maaf, Bu.." Aku tersenyum. "Aku punya sesuatu buat ibu dari hasil tabunganku selama satu tahun." Aku membuka kantung plastikku. Ku ambil sehelai kain putih bersih tanpa noda yang ku beli dari obralan murah di pasar baru. "Kerudung ibu sudah rusak. Aku belikan yang baru.." Ibu tertegun melihat kain ditanganku, seolah-olah ia melihat benda yang paling mewah seumur hidupnya. "Alhamdulillah..." Bisiknya sambil meneteskan air mata. Aku tidak takut miskin, aku tidak takut diusir, aku tidak takut tidak makan, aku tidak takut dibunuh oleh preman pasar, aku tidak takut dirazia oleh polisi, aku tidak takut apapun. Satu-satunya yang paling aku takutkan adalah melihat ibu menangis. Kucium tangannya. "Selamat hari ibu.." Pejuang cantik dari surga itu memelukku erat dalam dinginnya hujan yang pekat.

Tiada ulasan:

Kami di ijabkabulkan~~

......

.....

Daisypath - Personal picture

Daisypath Anniversary tickers

Puteri ku sayang

Lilypie - Personal pictureLilypie Kids Birthday tickers
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger... Doa setiap bingkisan ku. .panjangkanlah umur dan berikanlah kesihatan dan murahkanlah rezeki pada ibu ku..jadikan suami ku suami soleh anakku anak solehah..amin...pintaku selalu pada Mu Ya Allah...